Antanews – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pendampingan Guru PIAUD: Meningkatkan Kompetensi Konseptual dan Praktik Penyajian Makan Tambahan (PMT) untuk Anak Usia Dini (AUD)”. Kegiatan ini berlangsung di Aula IAIH Pancor dan diikuti oleh puluhan guru PAUD dari berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada penguatan kapasitas guru PAUD dalam memahami aspek gizi anak usia dini serta praktik penyajian makanan tambahan yang sehat, aman, dan bergizi. Pendampingan ini melibatkan sekolah mitra serta sejumlah lembaga PAUD, TK, RA, dan SPS yang tersebar di Pulau Lombok dan Sumbawa.
Beberapa lembaga yang terlibat antara lain TK Bumi Gora Lombok Timur, TK Negeri 2 Masbagik, PAUD IT Qurrota A’yun Kelurahan Taman Sari Ampenan Mataram, TK Purnama Mataram, TK Mulajati Dusun Kerurak Desa Segara Katon Kecamatan Gangga Lombok Utara, RA Batu Rakit Kecamatan Bayan, TK Insan Qur’ani Sembalun, KB Darul Faizin Janapria Lombok Tengah, KB Kanaq Muchtary Lombok Barat, hingga TK Doremi Kecamatan Buer, Sumbawa Besar.
Kaprodi PIAUD IAIH Pancor, Baiq Halimatuzzuhrotulaini, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini yang tidak hanya berfokus pada aspek pembelajaran, tetapi juga pemenuhan kebutuhan gizi anak.
“Pendampingan ini kami selenggarakan untuk memastikan para guru PAUD memiliki pengetahuan konseptual sekaligus keterampilan praktis dalam penyajian makanan tambahan. PMT bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian penting dari dukungan tumbuh kembang anak usia dini,” ujarnya, Jumat (31/1/2026).
Ia menegaskan, melalui program pengabdian ini Prodi PIAUD IAIH Pancor ingin memperkuat peran guru sebagai garda terdepan dalam memastikan anak memperoleh asupan makanan yang sehat dan terukur di lingkungan satuan PAUD.
“Program ini menargetkan peningkatan kapasitas guru dalam memahami gizi AUD, menyusun dan menyajikan PMT yang sehat, serta mengelola pelaksanaan program PMT secara efektif dan berkesinambungan di satuan PAUD,” tambahnya.
Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan dengan metode terpadu yang menggabungkan penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi, serta praktik langsung penyusunan dan penyajian PMT. Metode ini dipilih agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan tersebut secara nyata di satuan pendidikan masing-masing.
“Skema pelatihan ini diterapkan supaya guru tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap mengimplementasikan praktik penyajian PMT di lembaga PAUD,” jelasnya.
Ke depan, kegiatan pendampingan guru PAUD ini direncanakan menjadi agenda rutin pengabdian masyarakat Prodi PIAUD IAIH Pancor. Hal ini merupakan bagian dari komitmen prodi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini sekaligus memperkuat jejaring kerja sama dengan lembaga PAUD di seluruh wilayah NTB.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi pintu masuk untuk membangun kolaborasi yang lebih luas antara kampus dan lembaga PAUD dalam penguatan kapasitas guru serta peningkatan layanan pendidikan anak usia dini,” pungkasnya.


No comments:
Post a Comment